WAKTU

GOOGLE

GRAFIK PENGUNJUNG

LINK PENDIDIKAN

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Sekilas Sejarah MI Terpadu Assalafiyyah Batujajar

Oleh Admin 19-01-2013 10:54:52

Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Assalafiyyah merupakan salah satu  persekolahan yang  lahir melengkapi tradisi kepesantren yang biasa dilaksanakan di Pesantren Assalafiyyah sejak tahun 1917 yang diasuh oleh KH. Sulaeman (Mama Batujajar) hingga sekarang.

MI Terpadu Assalafiyyah berawal  dari  Melihat perkembangan RA Assalafiyyah yang semakin pesat,tuntuan dan keinginan orang tua siswa serta masyarakat sekitar  maka ada keinginan untuk menfasilitasi lulusan RA yang mempunyai prestasi dan keinginan untuk melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi yang tidak mengesampingkan pendidikan yang bekelanjutan,sehingga Pada tahun 1998 berdiri MI Assalafiyyah dengan sebutan SD Terpadu, mengingat sebutan itu diharapkan mempunyai daya jual kepada masyarakat..
MI Assalafiyyah berdiri atas diilhami dengan kebutuhan akan lembaga pendidikan yang berkwalitas, yang berorientasi kepada kebahagian dunia dan akhirat, tidak ada dikotomi antara kepentingan pendidikan agama dan pendidikan umum, berilmu, beriman dan beramal sholeh.

Yang pertama mengusulkan berdirinya adalah Drs. AT. Saepuloh . Maka dibentuklah kepanitian pendirian MI Assalafiyyah dan dirumuskan visi misi, dan tujuannya. Pada rapat pertama yang hadir adalah Drs. AT. Saepuloh (pencetus ide), Drs.Ade Sulaeman (Ketua Yayasan), Drs. U. Abidin (Tokoh Pendidikan), Drs. O. Sodikin (Tokoh Pendidikan), Drs. Nurdin Komara (Aktivis/LSM), Hj. Siti Maryam (Pengurus Yayasan), Hilman Koswara (Pengurus Yayasan), Moh. Ridwan (Pengurus Yayasan), dsb.

Pada awalnya MI Terpadu Assalafiyyah dipimpin oleh ibu Dra. Eti Suprapti Herti mempunyai murid 7 orang. Setiap tahun siswa terus bertambah , menghasilkan lulusan yang memuaskan, sehingga banyak yang mendaftar, sekalipun harus mengeluarkan biaya. Karena keterbatasan tempat/ruang kelas ,terpaksa harus menyeleksinya dan harus menolak yang daftar kemudian. Apa boleh buat, demi menjaga mutu kwalitas dan mempertahankan eksistensinya